-
Saudara, Cerminan Diri Kita
Filed under Artikel Santri 01Mar 4Ada perumpamaan bahwa seorang muslim adalah cermin bagi saudaranya yang lain. Seorang muslim hendaknya sudi atau rela berbagi waktu untuk menasehati saudaranya yang lain. Seperti cermin yang selalu memberi tahu akan kekurangan orang yang bercermin, baik itu dari segi penampilan, noda diwajah atau yang lainnya, seorang muslimpun jangan sungkan untuk memberi tahu akan kekurangan saudaranya. Bukankah kita diperintahkan untuk saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran?
Adapun seorang muslim yang sejati hendaknya selalu meminta saran atau kritik (dikoreksi) kepada seorang saudaranya yang lain untuk perbaikan diri. Dan janganlah marah bila seorang saudara seiman mengoreksi diri kita, walaupun pedas ada baiknya bila kita terima, rasa obat memanglah pahit adanya, adapun pujian walaupun manis rasanya, tapi bisa menjadi racun pada akhirnya.
Seorang muslim sejati hendaknya terampil untuk memilih teman, karena temannya itu akan menjadi cerminan dirinya, pun sebaliknya. Perlu diingat, bahwa teman terbaik adalah teman yang tidak pernah sungkan memberi tahu kekurangan saudaranya, dan juga tidak pernah sungkan memberi tahu kesalahan dirinya. Teman sejati bukanlah seorang yang selalu memuji dan membenarkan laku lampah kita, bisa jadi dialah yang mendorong kita menuju neraka, naudzubillah…
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.
