-
Sebuah kebebasan bernama Emansipasi Wanita
Filed under Artikel Santri 01Mar 4Sobat, mungkin sebelumnya kalian sudah paham tentang emansipasi yang sekarang menuntut persamaan hak kaum wanita di setarakan dengan kaum adam itu. Banyak sekali keuntungan yang di dapat bagi kaum perempuan. Tapi, apakah semua itu sudah baik? Apakah sesuai dengan Al-qur’an dan Sunnah? Lalu bagaimana kebebasan perempuan pada jaman Rasul? Yuk kita bahas satu-per satu.
Emansipasi wanita adalah hal yang dulu diperjuangkan oleh seorang RA Kartini. Emansipasi berarti kebebasan atau kemerdekaan. Beliau memperjuangkan hal ini karena beliau merasa ada yang salah dengan hak-hak kaum wanita pada saat itu. Seperti wanita saat itu sangat sulit mendapatkan pendidikan kecuali bagi orang yang ningrat dan wanita tidak punya profesi lain selain mengurus rumah tangga dan ber urusan dengan dapur. Karena beliau sendiri merasakan bagaimana sulitnya mendapatkan ilmu dan melihat langsung nasib-nasib wanita yang berada dalam golongan rakyat biasa. Lalu, ia merasa adat istiadat sangat mengganggu dan membelenggu dirinya dan wanita lainnya. Lalu ia pun memulai perjuangannya dengan mengajarkan ilmu yang ia dapat, dan mencoba menggebrak adat istiadat. Lalu ia pun berhasil walau tak sepenuhnya sukses dan sekarang beliau dikenal sebagai wanita pejuang emansipasi wanita.
Sebenarnya, dalam hal ini Islam sudah sejak dahulu mengangkat derajat wanita. Dengan di utusnya Rasulullah SAW dan di turunkan wahyu padanya, maka saat itulah wanita di naikan derajatnya dari zaman jahiliya yang mengartikan wanita itu tidak bisa apa-apa dan kotor, menjadi seorang makhluk yang indah dan di lindungi dengan berbagai kekuasaan Nya. Pada masa Islam, wanita benar-benar di hormati dan di lindungi dengan berbagai ayat Al-Qur’an dan hadits, bahkan Allah secara khusus membuat surat ber nama An-nisa sebagai penghormatan dan petunjuk bagi kaum wanita. Hal ini lah yang menjaga wanita dari segala hal yang buruk. Tapi meski wanita di jaga dan di lindungi, mereka tetap mendapatkan hak dan kebebasan mereka sebagai wanita dan manusia, mereka bisa ber dagang, menuntut ilmu, dll.
Namun sekali lagi kebebasan wanita itu di jaga dan berada dalam koridor aturan Al-Qur’an dan As-sunnah. Karena kedua hal itu kelak menjadi pelindung wanita dari masa ke masa. Dan hal ini dapat dibuktikan pada jaman sekarang, dimana persamaan hak dan derajat wanita dan pria di setarakan, juga HAM di kumandangkan di mana-mana. Kedua hal ini justru disalah artikan sehingga membuat makin bebasnya wanita dan semakin rusaknya wanita. Sekarang dapat dilihat di mana-mana wanita sudah banyak yang tidak malu memperlihatkan aurat nya secara ekstrem di depan publik, dan dapat di pastikan, kian kemari moral bangsa ini akan ikut ambrol.
Padahal sudah seharusnya wanita bersyukur suda di beri perlindungan yang terdapat dalam Al-qur’an. Namun sebagian orang yang sudah terlena dan terjerumus kedalam pemikiran idealis dan meng kiblat ke barat menganggap hal itu hanya sebuah pengekangan terthadap hak-hak mereka. Karena berfikir bahwa keindahan tubuh mereka sayang untuk di tutupi. Padahal Allah sengaja menyuruh kaum wanita untuk menutup auratnya agar terhindar dari fitnah, mudah di kenali, dan menjadi pelindung dari pandangan orang lain. Dan tidak sepatutnya bagi seorang muslimah menyalah artikan atau melebihkan kebebasan yang telah ada, karena itu melanggar hukum Allah Azza wa Jalla.
Maka emansipasi yang sebenarnya adalah bukan berarti wanita bebas seperti laki-laki umumnya. Karena bagai manapun juga wanita itu beda dengan laki-laki. Islam pun tidak melarang kebebasan bagi wanita, asalkan kebebasan ini tidak akan pernah keluar dari koridor Islam, juga merujuk pada Al-qur’an dan As-sunnah. Maka kita sebagai wanita haruslah kembali ke fitrah kita sebagai perempuan, dan kita harus bersyukur dengan fitrah kita sebagai waita. Karena apapun yang kita hadapi, maka itulah jalannya dan saya pernah dengar dari seorang ukhti yang dekat dengan saya, dia mengatakan ini ketika saya di rundung masalah. Ia mengatakan: Apapun masalah mu ukhti, “kau hebat karena kau wanita!”.
I’m muslimah all the way and I proud !
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.
